Temanggung, 22 Agustus 2026 — SMA Negeri 1 Temanggung merayakan Dies Natalis ke-67 pada Sabtu (22/8/2026) di Pendopo Pengayoman Temanggung. Mengusung tema “Exploring the Beautiful Echoes of SMASA's Perseverance and Aspiration”, perayaan tahun ini menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekolah sekaligus mempertemukan kembali berbagai cerita dari generasi ke generasi.
Mengangkat tajuk “AKSARAKARSA, Tempat Bertemu Segala Cerita”, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Pendopo Pengayoman Temanggung dengan suasana meriah, hangat, dan penuh sukacita. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan ulang tahun sekolah, tetapi juga menjadi ruang bertemunya siswa, guru, alumni, tokoh masyarakat, serta berbagai mitra yang selama ini turut mendukung perkembangan SMA Negeri 1 Temanggung.
Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya Bupati Temanggung yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Temanggung, Kapolsek Temanggung, para alumni, serta sejumlah kepala sekolah SMA Negeri 1 Temanggung dari beberapa dekade sebelumnya. Kehadiran para tokoh dan alumni tersebut menjadi bagian istimewa dalam perayaan Dies Natalis ke-67, sekaligus mempererat kembali ikatan antargenerasi keluarga besar SMASA.
Salah satu agenda penting dalam perayaan Dies Natalis ke-67 adalah peluncuran Program Sekolah Mantap, sebuah program yang menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengenalkan dunia vokasi kepada peserta didik. Melalui program ini, siswa mendapatkan wawasan mengenai berbagai pilihan keterampilan dan dunia kerja yang dapat menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia profesional.
Dalam peluncuran tersebut, Sentra Terpadu Kartini Temanggung hadir memperkenalkan bidang vokasi yang meliputi tata boga, busana, dan pengelasan (las). Selain itu, Honda TDM Parakan turut berpartisipasi dalam bidang otomotif sepeda motor. Kehadiran mitra vokasi tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lebih dekat keterampilan praktis, dunia industri, serta berbagai peluang pengembangan kompetensi di luar jalur pendidikan akademik.
Rangkaian acara kemudian dimeriahkan dengan berbagai penampilan kreatif siswa-siswi SMA Negeri 1 Temanggung. Band, Sangtrisa, Teater, dan Senandhika turut tampil menyuguhkan pertunjukan yang menggambarkan kreativitas, bakat, dan semangat berkarya generasi muda SMASA.
Tidak hanya seni pertunjukan, Dies Natalis ke-67 juga menghadirkan Scientific Expo yang menampilkan berbagai karya dan inovasi siswa yang mengikuti OSN, OPSI, dan FIKSI. Melalui stan-stan yang didirikan, para pengunjung dapat melihat sekaligus mengenal lebih dekat gagasan, penelitian, inovasi, dan karya yang dikembangkan oleh siswa SMA Negeri 1 Temanggung.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya berbagai permainan tradisional, seperti egrang, engklek, dan terompah panjang. Permainan tersebut dapat dimainkan oleh para pengunjung dan menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda. Kehadiran permainan rakyat ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman.
Semangat kepedulian juga hadir melalui kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Donor Darah yang diselenggarakan oleh PMR Wira SMASA bekerja sama dengan PMI Kabupaten Temanggung. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian keluarga besar SMA Negeri 1 Temanggung terhadap kesehatan dan kemanusiaan.
Setelah jeda ishoma, rangkaian kegiatan kembali dilanjutkan dengan penampilan band yang menjadi penanda dimulainya acara pada siang hari. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow inspiratif yang menghadirkan sejumlah alumni SMA Negeri 1 Temanggung sebagai narasumber. Melalui kisah perjalanan dan pengalaman para alumni, siswa diajak untuk memperluas wawasan, mengenali berbagai peluang di masa depan, serta memperoleh inspirasi dan motivasi untuk menentukan dan mewujudkan cita-cita.
Perayaan Dies Natalis ke-67 ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang SMA Negeri 1 Temanggung selama lebih dari enam dekade. Selama 67 tahun, SMASA telah menjadi ruang tumbuh bagi ribuan siswa, tempat cita-cita disemai, karakter dibentuk, potensi dikembangkan, dan berbagai kisah kehidupan dimulai.
AKSARAKARSA menjadi simbol bahwa setiap generasi memiliki cerita untuk dituliskan. Cerita tentang perjuangan, persahabatan, prestasi, kreativitas, pengabdian, dan cita-cita. Cerita-cerita itu bertemu dalam satu ruang dan kemudian menjadi bagian dari perjalanan panjang SMA Negeri 1 Temanggung.
Dari cerita masa lalu, SMASA belajar. Dari semangat hari ini, SMASA bergerak. Dan dari cita-cita generasi muda, SMASA menatap masa depan.
67 tahun SMASA berdiri, 67 tahun pula cerita terus tercipta. AKSARAKARSA menjadi tempat bertemunya segala cerita, sekaligus menjadi awal bagi lahirnya kisah-kisah indah di masa depan.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini