SMA Negeri 1 Temanggung menggelar kegiatan Sarasehan Budaya bertema “Digitalisasi Kebudayaan Kabupaten Temanggung” dan Seminar Bursa Efek di Gedung Sasana Budaya Temanggung pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan penampilan Jaran Kepang dari Aswa Taruna Aji yang memeriahkan suasana. Kepala SMAN 1 Temanggung, Endri Kurniawan, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan pentingnya literasi keuangan serta pemahaman investasi saham bagi generasi muda. Pada kesempatan tersebut, beliau juga secara resmi membuka Ekstrakurikuler Investasi yang terbuka bagi seluruh siswa dan disambut dengan antusias.
Suasana semakin meriah dengan persembahan lagu dari Tim Orkes Keroncong SMAN 1 Temanggung. Memasuki inti acara, digelar talkshow budaya selama 60 menit yang menghadirkan Bapak Hanung Widanur, S.Sn., Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, serta Devena Uliha, S.Dr., seorang desainer dan ilustrator muda sekaligus alumnus SMAN 1 Temanggung.

Dalam pemaparannya, Bapak Hanung Widanur, S.Sn., menjelaskan mengenai kebudayaan Kabupaten Temanggung, termasuk potensi seni dan tradisi daerah yang menjadi identitas masyarakat setempat. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga, melestarikan, dan memahami nilai-nilai budaya agar tidak hilang seiring perkembangan zaman.
Sementara itu, Devena Uliha, S.Dr., lebih menyoroti pentingnya digitalisasi kebudayaan sebagai langkah strategis untuk mendokumentasikan dan mempromosikan budaya lokal melalui media digital. Menurutnya, media sosial, desain visual, serta platform digital dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan budaya Temanggung kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda.
Setelah talkshow, penampilan Tari Gumrantang Jati dari Smasa Dance Company turut menampilkan kekayaan seni tari daerah.
Pada sesi berikutnya, dilaksanakan Economic Talk yang menghadirkan Ibu Agnes Sindhunita selaku Deputi Kepala Wilayah Yogyakarta Bursa Efek Indonesia. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan mengenai peran Bursa Efek Indonesia dalam mengatur dan mengawasi kegiatan pasar modal di Indonesia. Ia juga mengenalkan dasar-dasar investasi saham kepada siswa, termasuk pengertian saham, manfaat investasi sejak dini, serta pentingnya memahami risiko sebelum berinvestasi.

Selanjutnya, Bapak Ardho Zuhri Falah sebagai Officer PT Investment dan Sekuritas Indonesia Cabang Yogyakarta memberikan penjelasan lebih teknis mengenai praktik investasi di pasar modal. Ia memaparkan langkah-langkah awal dalam memulai investasi, seperti membuka rekening efek, memahami pergerakan harga saham, serta pentingnya konsistensi dan perencanaan keuangan. Beliau juga menekankan agar generasi muda tidak mudah tergiur keuntungan instan tanpa memahami risiko yang ada.
Seminar ini memberikan pemahaman serta contoh nyata kepada siswa mengenai pasar modal, investasi, dan pentingnya literasi keuangan. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab di penghujung seminar.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB tersebut berjalan lancar dan meriah, kemudian ditutup kembali oleh MC sebagai penutup rangkaian acara.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini