Detail Berita

Peringati Hari Anak Nasional 2026, SMAN 1 Temanggung Tegaskan Komitmen SSK Lewat Festival Siaga Kependudukan "Safe Space, Smart Choices"

Jumat, 24 Juli 2026 09:49 WIB
30 |   -

TEMANGGUNG (23/07/2026) — Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, SMA Negeri 1 Temanggung mengukuhkan komitmennya sebagai pelopor sekolah berkarakter dan berwawasan kependudukan melalui perhelatan Festival Siaga Kependudukan. Mengusung tema utama "SAFE SPACE, SMART CHOICES: Cegah Krisis Identitas, Temukan Jati Diri, Rancang Masa Depan", acara ini berlangsung meriah, edukatif, dan inklusif di lingkungan kampus SMAN 1 Temanggung pada Kamis (23/7/2026).  

Acara dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Temanggung, Dra. Gema Artisti Wahyudi, M.M., yang sekaligus berkenan membuka acara Festival Siaga Kependudukan SMAN 1 Temanggung. Dalam sesi talkshow juga menghadirkan dua narasumber muda inspiratif yaitu Alwi Johan (Content Creator) yang juga merupakan alumni SMAN 1 Temanggung dan Rusti Dian (Founder HerVoice). 

Kepala SMAN 1 Temanggung, Endri Kurniawan, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa program SSK bukan hanya sekedar branding, melainkan wujud nyata pengintegrasian program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) ke dalam budaya dan pembelajaran sekolah.  

"Melalui Festival Siaga Kependudukan ini, SMAN 1 Temanggung berkomitmen menyediakan ruang aman (safe space) bagi peserta didik untuk tumbuh, bereksplorasi, dan menentukan pilihan-pilihan cerdas (smart choices) demi masa depan mereka. Sekolah harus menjadi benteng utama dalam mencegah krisis identitas remaja serta membekali mereka dengan literasi kependudukan yang kuat," tegas pak Endri

Komitmen kuat SMAN 1 Temanggung tersebut juga mendapat apresiasi tinggi dari Kepala DP3AP2KB Kabupaten Temanggung, Dra. Gema Artisti Wahyudi, M.M.. Beliau memuji keaktifan SMAN 1 Temanggung yang secara konsisten dan konkret memelopori integrasi edukasi kependudukan di lingkungan sekolah.  

Dalam orasinya, Dra. Gema menyampaikan penguatan terkait pentingnya implementasi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai wadah pembentukan generasi muda yang tangguh. 

"Saya mengapresiasi tinggi komitmen SMAN 1 Temanggung yang sungguh-sungguh mengimplementasikan program SSK secara nyata. Anak-anakku sekalian adalah aset terdepan daerah dan bangsa. Melalui penguatan SSK ini, kalian diajak untuk membentengi diri dari risiko pernikahan dini, pergaulan bebas, dan krisis identitas, sekaligus tumbuh menjadi generasi berencana yang tahu persis arah masa depannya dipetakan,"ungkap Bu Gema. 

Suasana festival semakin hidup dan semarak saat memasuki sesi Talkshow Interaktif bersama Alwi Johan dan Rusti Dian. Berlangsung sangat seru, menarik, dan penuh energi, para siswa tampak sangat antusias berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait tantangan remaja di era digital. 

Alwi Johan sebagai narasumber menyoroti pentingnya menjaga jati diri di tengah gempuran media sosial. "Krisis identitas sering muncul saat kita sibuk membandingkan diri dengan gambaran orang lain di media sosial. 'Smart choice' di era digital adalah berani menjadi diri sendiri, memanfaatkan teknologi untuk berkarya, dan tidak membiarkan validasi media sosial mendikte nilai diri kita," paparnya.  

Sedangkan Rusti Dian menekankan pentingnya ruang aman dan keberanian melangkah sejak dini. "Menemukan jati diri adalah sebuah proses. Penting bagi remaja untuk berada di lingkungan yang aman untuk bertumbuh, berani merencanakan langkah karier dan kehidupan sejak sekolah, serta tidak ragu menyuarakan potensi dirinya," jelasnya.  

Kemeriahan Festival Siaga Kependudukan 2026 diawali dengan pelaksanaan Apel SSK yang diikuti secara khidmat oleh seluruh warga sekolah. Suasana kebersamaan semakin terasa hangat saat sesi sarapan pagi bersama di mana para siswa membawa bekal dari rumah masing-masing dengan menu bergizi, berimbang, sehat dan aman. Kegiatan dilanjutkan dengan arena permainan tradisional sebagai sarana melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat keakraban antar murid  

Tidak hanya itu, ajang unjuk kreativitas juga menjadi daya tarik tersendiri melalui Apresiasi poster dan infografis SSK dan Lomba Microblog yang mengajak siswa mengampanyekan isu kependudukan lewat media visual digital. Semangat kepedulian sosial turut diwujudkan secara nyata melalui aksi sedekah buku serta pengumpulan bantuan pada drop box sepatu & pakaian layak pakai. 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan pembacaan deklarasi, penandatanganan, serta pernyataaan sikap sebagai bentuk komitmen bersama warga SMAN 1 Temanggung dalam mewujudkan lingkungan sekolah ramah anak, anti bullying dan kekerasan seksual, serta menolak perilaku LGBT. red_prio


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini