
TEMANGGUNG — Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) SMAN 1 Temanggung kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi tanggap darurat. Pada Senin (27/7/2026) sore, perwakilan anggota PIK-R menyambangi kediaman keluarga terdampak musibah kebakaran di RT 02 RW 03 Kliwonan, Kelurahan Manding, Kecamatan Temanggung, untuk menyerahkan bantuan pakaian layak pakai sekaligus memberikan pendampingan trauma healing.
Aksi sosial ini merupakan pengejawantahan dari implementasi nilai-nilai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang diterapkan di SMAN 1 Temanggung. Melalui program SSK, para siswa dituntut untuk memiliki kepekaan sosial, kepedulian terhadap dinamika kependudukan, serta kesiapsiagaan dalam merespons bencana lingkungan yang menimpa masyarakat sekitar.
Musibah kebakaran yang melanda permukiman setempat pada Sabtu (25/7/2026) lalu menimpa keluarga korban dan menghanguskan harta benda mereka. Merespons kondisi tersebut, PIK-R SMAN 1 Temanggung menyalurkan paket bantuan berupa pakaian layak pakai, sepatu, hingga perlengkapan sekolah berupa tas. Bantuan tersebut dihimpun dari aksi drop box keluarga besar SMAN 1 Temanggung saat gelaran Festival Siaga Kependudukan pada Kamis (23/7/2026).
Bantuan perlengkapan sekolah dan sepatu secara khusus ditujukan untuk dua buah hati keluarga korban yang masih berusia 7 tahun dan 4,5 tahun. Perlengkapan ini diharapkan dapat menunjang kebutuhan belajar serta mengembalikan semangat anak-anak pascamusibah.
Tidak hanya menyerahkan bantuan fisik, tim PIK-R SMAN 1 Temanggung yang telah dibekali keterampilan pendampingan konseling remaja juga memberikan sesi trauma healing singkat bagi kedua anak korban. Melalui pendekatan bermain dan berdialog ceria para siswa berusaha memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar terhindar dari rasa trauma akibat insiden kebakaran tersebut.
"Kami menyadari bahwa musibah datang tanpa diduga. Melalui implementasi Sekolah Siaga Kependudukan, kami belajar bahwa kepedulian kependudukan tidak hanya sebatas teori di kelas, tetapi juga aksi nyata di lapangan. Kami memberikan pakaian layak pakai dan beberapa perlengkapan sekolah serta trauma healing bagi anak-anak korban agar mereka dapat segera tersenyum kembali dan tidak terganggu proses belajarnya," ujar perwakilan pengurus PIK-R SMAN 1 Temanggung di lokasi kegiatan.
Kepala keluarga penerima bantuan mengungkapkan rasa haru dan berterimakasih atas kepedulian SMAN 1 Temanggung. Kehadiran para siswa tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mendesak berupa pakaian dan tas sekolah, tetapi juga memberikan hiburan psikologis yang sangat dibutuhkan anak-anak mereka.

Kegiatan ini mempertegas peran SMAN 1 Temanggung sebagai Sekolah Siaga Kependudukan yang aktif mencetak generasi muda berkarakter, memiliki empati tinggi, serta siap menjadi agen perubahan sosial di tengah masyarakat. red_prio
Jadilah yang pertama berkomentar di sini